ESSAY


PEMUDA PERTANIAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
     Pemuda Indonesia memiliki peran penting dalam membangun perekonomian bangsa. Salah satu sektor yang dapat membangun perekonomian bangsa adalah pertanian. Pertanian tidak hanya berpengaruh terhadap perekonomian, tetapi juga terhadap keberlangsungan kehidupan manusia. Sayangnya, sebagian masyarakat menganggap sektor pertanian adalah sektor kecil yang bernilai rendah. Padahal, pertanian berkaitan erat dengan ketahanan pangan negara. Untuk itu, peran pemuda Indonesia sangat diharapkan dalam bidang pertanian. Pemuda yang memiliki keinginan untuk berkontribusi dalam bidang pertanian disebut dengan pemuda pertanian.
     Pemuda pertanian berkontribusi dalam pembangunan pertanian yang pada dasarnya menggunakan potensi sumberdaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemuda pertanian mempunyai kekuatan dan tekad tersendiri untuk membuat suatu perubahan. Pemuda pertanian yang baik adalah pemuda yang memiliki daya analisis yang cerdas dan jiwa yang kuat.
     Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengubah dunia. Pada era ini, terdapat revolusi industri yang dinamakan Revolusi Industri 4.0. Revolusi ini merupakan tren terbaru teknologi yang sangat canggih dan berpengaruh sangat besar terhadap manufaktur. Teknologi canggih tersebut diantaranya, artificial intelligence (AI), e-commerce, big data, shared economies, hingga penggunaan robot. Teknologi bergerak sangat maju dan melahirkan permasalahan sekaligus peluang baru. Era ini merupakan era yang mengalami perubahan yang sangat cepat. Kata kuncinya ada lima, yakni change, speed, risk, complexity, dan surprise.
     Pemuda pertanian memiliki beberapa peran untuk membangun pertanian dan perekonomian Indonesia, peran yang dapat dilakukan diantaranya:
1.      Melakukan pelatihan dan upaya pemberdayaan petani
Keberadaan pemuda di tengah masyarakat, setidaknya dapat memberikan peluang pemberdayaan bagi masyarakat yang rata-rata berpendidikan rendah. Pemberdayaan petani merupakan upaya yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kemampuan atau soft skills petani sehingga nanti dapat mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan. Pemberdayaan petani juga merupakan proses pembelajaran yang harus dilaksanakan secara terus-menerus guna meningkatkan partisipasi dan kemampuan petani (pelaku usaha pertanian). Sasaran pemberdayaan adalah meningkatnya kemampuan petani (pelaku usaha pertanian) untuk mengelola usaha dan memanfaatkan akses terhadap sumberdaya lahan, air, alat dan mesin pertanian, permodalan, teknologi dan informasi usaha/pasar. Jika petani telah memiliki soft skills yang baik, maka hasil yang dihasilkan pun baik dan memberikan keuntungan terhadap sang petani tersebut. Jika hasilnya baik dan jumlahnya banyak, dapat memberikan dampak yang baik pula untuk perekonomian Indonesia.

2.      Menjadi pelopor pembangunan pertanian
Apabila para pemuda memiliki kekuatan dan semangat yang tinggi untuk terjun ke dunia pertanian, tentunya negara ini memiliki harapan untuk meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia. Pemuda juga dibutuhkan untuk membangun sektor pertanian. Dengan banyaknya sektor pertanian yang ada maka perekonomian Indonesia pun bisa turut meningkat.

3.      Melakukan pengawasan terhadap program-program pertanian
Program yang telah disusun harus direalisasikan sesuai dengan target dan sasaran yang telah ditetapkan. Terdapat beberapa program pemberdayaan petani ataupun bantuan untuk petani yang ternyata tidak dapat dinikmati oleh petani. Hal tersebut memberikan gambaran bahwa sebagai pemuda Indonesia, khususnya pemuda pertanian harus melakukan pengawasan untuk meminimalisasi hal yang tidak diinginkan.

     Dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, pemuda yang bergerak dalam bidang pertanian atau yang disebut dengan pemuda pertanian, memiliki peran dan tugasnya masing-masing.

     Dalam proses on farm atau suatu kegiatan petanian yang produk (usaha tani) dilakukan di lahannya sendiri, dapat diterapkan aplikasi digital untuk mengontrol tanaman sehingga ketika tidak berada di tempat/lahan, tetap bisa memantau perkembangan dari tanaman tersebut. Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengetahui kebutuhan tanaman. Dengan adanya teknologi kamera drone, pengontrolan terhadap lahan maupun tanaman semakin mudah dilakukan.

     Sementara untuk proses off farm atau suatu kegiatan yang dilakukan di luar lahan pertanian tapi masih berkaitan dengan produk usaha tani, dapat menggunakan teknologi digital yang diaplikasikan untuk proses pemasaran dan traceability(ketelusuran) dalam rantai distribusi. Adanya sistem traceability akan meningkatkan sistem transparansi pada semua mata rantai produksi pertanian dari hulu ke hilir. Sehingga akan meningkatkan citra pertanian Indonesia yang sehat di mata konsumen global. Dengan kata lain mampu mengantisipasi penolakan produk pertanian Indonesia di luar negeri. Hal ini merupakan upaya penyesuaian dalam era globalisasi dan perdagangan bebas dengan tuntutan pasar dan konsumen yang semakin cermat, peduli, dan teliti terhadap produk pertanian yang dibeli.

     Sistem pertanian digital dapat menjadi solusi untuk mengatasi persoalan pangan dalam negeri yang lebih tertata untuk membuat proses kebijakan. Adanya sistem digital pertanian dapat mengontrol komoditas apa yang ditanam dan dipanen dari daerah satu ke daerah lainnya dengan harapan tidak ada perbedaan yang signifikan antara data dan kondisi di lapangan.

     Bagi petani dan konsumen sistem pertanian digital akan sangat membantu menghindari dan meminimalisir permainan harga. Adanya sistem pertanian digital akan mempermudah distribusi dari petani hingga konsumen dan sistem rantai pasok pangan. Sistem pertanian digital tidak terbatas waktu dan tempat untuk mengaksesnya dan berpeluang meningkatkan keberdayaan petani. Sehingga diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan pangan dari satu daerah ke daerah lainnya dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan perekonomian di Indonesia.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Curriculum Vitae